Jumat, 19 Oktober 2012

pasar modal


PASAR MODAL

Pasar modal merupakan kegiatan yang berhubungan dengan penawaran umum dan perdagangan efek, perusahaan publik yang berkaitan dengan efek yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek.[1] Pasar Modal menyediakan berbagai alternatif bagi para investor selain alternatif investasi lainnya, seperti: menabung di bank, membeli emas, asuransi, tanah dan bangunan, dan sebagainya. Pasar Modal bertindak sebagai penghubung. Pasar Modal bertindak sebagai penghubung antara para investor dengan perusahaan ataupun institusi pemerintah melalui perdagangan instrumen melalui jangka panjang seperti obligasi, saham, dan lainnya. Berlangsungnya fungsi pasar modal (Bruce Lliyd, 1976), adalah meningkatkan dan menghubungkan aliran dana jangka panjang dengan "kriteria pasarnya" secara efisien yang akan menunjang pertumbuhan riil ekonomi secara keseluruhan.

Struktur pasar modal
Struktur Pasar Modal di Indonesia tertinggi berada pada menteri Keuangan menunjuk Bapepam merupakan lembaga pemerintah yang bertugas untuk melakukan pembinaan, pengaturan dan pengawasan sehari-hari pasar modal dengan tujuan mewujudkan terciptanya kegiatan pasar modal yang teratur, wajar, efisien serta melindungi kepentingan masyarakat pemodal.[3]

Pelaku pasar modal

Para pemain utama yang terlibat di pasar modal dan lembaga penunjang yang terlibat langsung dalam proses transaksi antara pemain utama sebagai berikut :
  • Emiten
Perusahaan yang akan melakukan penjualan surat-surat berharga atau melakukan emisi di bursa (disebut emiten). Dalam melakukan emisi, para emiten memiliki berbagai tujuan dan hal ini biasanya sudah tertuang dalam rapat umum pemegang saham (RUPS), antara lain :
1.       Perluasan usaha, modal yang diperoleh dari para investor akan digunakan untuk meluaskan bidang usaha, perluasan pasar atau kapasitas produksi.
2.       Memperbaiki struktur modal, menyeimbangkan antara modal sendiri dengan modal asing.
3.       Mengadakan pengalihan pemegang saham. Pengalihan dari pemegang saham lama kepada pemegang saham baru.
  • Investor
Pemodal yang akan membeli atau menanamkan modalnya di perusahaan yang melakukan emisi (disebut investor). Sebelum membeli surat berharga yang ditawarkan, investor biasanya melakukan penelitian dan analisis tertentu. Penelitian ini mencakup bonafiditas perusahaan, prospek usaha emiten dan analisis lainnya.
Tujuan utama para investor dalam pasar modal antara lain :
·         Memperoleh deviden. Ditujukan kepada keuntungan yang akan diperolehnya berupa bunga yang dibayar oleh emiten dalam bentuk deviden.
·         Kepemilikan perusahaan. Semakin banyak saham yang dimiliki maka semakin besar pengusahaan (menguasai) perusahaan.
·         Berdagang. Saham dijual kembali pada saat harga tinggi, pengharapannya adalah pada saham yang benar-benar dapat menaikkan keuntungannya dari jual beli sahamnya.
  • Lembaga Penunjang
Fungsi lembaga penunjang antara lain turut serta mendukung beroperasinya pasar modal, sehingga mempermudah baik emiten maupun investor dalam melakukan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pasar modal.
  • Penjamin emisi (underwriter).
Lembaga yang menjamin terjualnya saham/obligasi sampai batas waktu tertentu dan dapat memperoleh dana yang diinginkan emiten
  • Perantara perdagangan efek (broker/ pialang)
Perantaraan dalam jual beli efek, yaitu perantara antara si penjual (emiten) dengan si pembeli (investor). Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh broker antara lain meliputi:
·         Memberikan informasi tentang emiten
·         Melakukan penjualan efek kepada investor
  • Perdagangan efek (dealer)
Berfungsi sebagai:
·         Pedagang dalam jual beli efek
·         Sebagai perantara dalam jual beli efek
  • Penanggung (guarantor)
Lembaga penengah antara pemberi kepercayaan dengan penerima kepercayaan. Lembaga yang dipercaya oleh investor sebelum menanamkan dananya.
  • Wali amanat (trustee)
Jasa wali amanat diperlukan sebagai wali dari si pemberi amanat (investor). Kegiatan wali amanat meliputi:
·         Menilai kekayaan emiten
·         Menganalisis kemampuan emiten
·         Melakukan pengawasan dan perkembangan emiten
·         Memberi nasehat kepada para investor dalam hal yang berkaitan dengan emiten
·         Memonitor pembayaran bunga dan pokok obligasi
·         Bertindak sebagai agen pembayaran
  • Perusahaan surat berharga (securities company)
Mengkhususkan diri dalam perdagangan surat berharga yang tercatat di bursa efek. Kegiatan perusahaan surat berharga antara lain :
  1. Sebagai pedagang efek
  2. Penjamin emisi
  3. Perantara perdagangan efek
  4. Pengelola dana
  • Perusahaan pengelola dana (investment company)
Mengelola surat-surat berharga yang akan menguntungkan sesuai dengan keinginan investor, terdiri dari 2 unit yaitu sebagai pengelola dana dan penyimpan dana.
  • Kantor administrasi efek.
Kantor yang membantu para emiten maupun investor dalam rangka memperlancar administrasinya.
1.       Membantu emiten dalam rangka emisi
2.       Melaksanakan kegiatan menyimpan dan pengalihan hak atas saham para investor
3.       Membantu menyusun daftar pemegang saham
4.       Mempersiapkan koresponden emiten kepada para pemegang saham
5.       Membuat laporan-laporan yang diperlukan

 Fungsi pasar modal:
Secara umum, fungsi pasar modal adalah sebagai berikut:
  • Sebagai sarana penambah modal bagi usaha
Perusahaan dapat memperoleh dana dengan cara menjual saham ke pasar modal. Saham-saham ini akan dibeli oleh masyarakat umum, perusahaan-perusahaan lain, lembaga, atau oleh pemerintah.
  • Sebagai sarana pemerataan pendapatan
Setelah jangka waktu tertentu, saham-saham yang telah dibeli akan memberikan deviden (bagian dari keuntungan perusahaan) kepada para pembelinya (pemiliknya). Oleh karena itu, penjualan saham melalui pasar modal dapat dianggap sebagai sarana pemerataan pendapatan.
  • Sebagai sarana peningkatan kapasitas produksi
Dengan adanya tambahan modal yang diperoleh dari pasar modal, maka produktivitas perusahaan akan meningkat.
  • Sebagai sarana penciptaan tenaga kerja
Keberadaan pasar modal dapat mendorong muncul dan berkembangnya industri lain yang berdampak pada terciptanya lapangan kerja baru.
  • Sebagai sarana peningkatan pendapatan negara
Setiap deviden yang dibagikan kepada para pemegang saham akan dikenakan pajak oleh pemerintah. Adanya tambahan pemasukan melalui pajak ini akan meningkatkan pendapatan negara.
  • Sebagai indikator perekonomian negara
Aktivitas dan volume penjualan/pembelian di pasar modal yang semakin meningkat (padat) memberi indikasi bahwa aktivitas bisnis berbagai perusahaan berjalan dengan baik. Begitu pula sebaliknya.

 Manfaat pasar modal bagi:

 Bagi emiten

Bagi emiten, pasar modal memiliki beberapa manfaat, antara lain:[5]
  1. jumlah dana yang dapat dihimpun berjumlah besar
  2. dana tersebut dapat diterima sekaligus pada saat pasar perdana selesai
  3. tidak ada convenant sehingga manajemen dapat lebih bebas dalam pengelolaan dana/perusahaan
  4. solvabilitas perusahaan tinggi sehingga memperbaiki citra perusahaan
  5. ketergantungan emiten terhadap bank menjadi lebih kecil

 Bagi investor

Sementara, bagi investor, pasar modal memiliki beberapa manfaat, antara lain:
  1. nilai investasi perkembang mengikuti pertumbuhan ekonomi. Peningkatan tersebut tercermin pada meningkatnya harga saham yang mencapai kapital gain
  2. memperoleh dividen bagi mereka yang memiliki/memegang saham dan bunga yang mengambang bagi pemenang obligasi
  3. dapat sekaligus melakukan investasi dalam beberapa instrumen yang mengurangi risiko

 

sumber: Wikipedia Indonesia

Rabu, 10 Oktober 2012

proses pengambilan keputusan


PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Pengambilan keputusan dapat dianggap sebagai suatu hasil atau keluaran dari proses mental atau kognitif yang membawa pada pemilihan suatu jalur tindakan di antara beberapa alternatif yang tersedia. Setiap proses pengambilan keputusan selalu menghasilkan satu pilihan final [1]. Keluarannya bisa berupa suatu tindakan (aksi) atau suatu opini terhadap pilihan.
Dalam organisasi tentunya dibutuhkan proses pengambilan keputusan. Namun tentu saja dalam pengambilan keputusan tidak semudah dengan apa yang akan kita bayangkan. Dibawah ini saya akan menjelaskan beberapa cara untuk mengadakan pengambilan keputusan:
  • Kewenangan Tanpa Diskusi 
Metode ini seringkali digunakan oleh para pemimpin otokratik atau dalam kepemimpinan militer. Keuntungannya, yaitu cepat, dalam arti ketika organisasi tidak mempunyai waktu yang cukup untuk memutuskan apa yang harus dilakukan. Selain itu, metode ini cukup sempurna dapat diterima kalau pengambilan keputusan yang dilaksanakan berkaitan dengan persoalan-persoalan rutin yang tidak mempersyaratkan diskusi untuk mendapatkan persetujuan para anggotanya.
  • Pendapat Ahli ,
Kadang-kadang seorang anggota organisasi oleh anggota lainnya diberi predikat sebagai ahli (expert), sehingga memungkinkannya memiliki kekuatan dan kekuasaan untuk membuat keputusan. Metode pengambilan keputusan ini akan bekerja dengan baik, apabila seorang anggota organisasi yang dianggap ahli tersebut memang benar-benar tidak diragukan lagi kemampuannya dalam hal tertentu oleh anggota lainnya.
  • Kewenangan Setelah Diskusi ,
Metode authority rule after discussion ini mementingkan pertimbangkan pendapat atau opini lebih dari satu anggota organisasi dalam proses pengambilan keputusan. Dengan demikian, keputusan yang diambil melalui metode ini akan mengingkatkan kualitas dan tanggung jawab para anggotanya disamping juga munculnya aspek kecepatan (quickness) dalam pengambilan keputusan sebagai hasil dari usaha menghindari proses diskusi yang terlalu meluas. Dengan perkataan lain, pendapat anggota organisasi sangat diperhatikan dalam proses pembuatan keputusan. Kelemahannya, yaitu para anggota organisasi akan bersaing untuk mempengaruhi pengambil atau pembuat keputusan. Artinya bagaimana para anggota organisasi yang mengemukakan pendapatnya dalam proses pengambilan keputusan, berusaha mempengaruhi pimpinan kelompok bahwa pendapatnya yang perlu diperhatikan dan dipertimbangkan.
  • Kesepakatan ,
Kesepakatan terjadi kalau semua anggota dari suatu organisasi mendukung keputusan yang diambil. Keuntungannya, yakni partisipasi penuh dari seluruh anggota organisasi akan dapat meningkatkan kualitas keputusan yang diambil, sebaik seperti tanggung jawab para anggota dalam mendukung keputusan tersebut. Selain itu metode kesepakatan sangat penting khususnya yang berhubungan dengan persoalan-persoalan yang kritis dan kompleks. Sedangkan kekurangannya, yaitu dibutuhkannya waktu yang relatif lebih banyak dan lebih lama, sehingga metode ini tidak cocok untuk digunakan dalam keadaan mendesak atau darurat.

Keempat metode pengambilan keputusan di atas, tidak ada yang terbaik dalam arti tidak ada ukuran-ukuran yang menjelaskan bahwa satu metode lebih unggul dibandingkan metode pengambilan keputusan lainnya.
Metode yang paling efektif yang dapat digunakan dalam situasi tertentu, bergantung pada faktor-faktor
·         Jumlah waktu yang ada dan dapat dimanfaatkan.
·         Tingkat pentingnya keputusan yang akan diambil oleh kelompok.
·         Kemampuan-kemampuan yang dimiliki oleh pemimpin kelompok dalam mengelola kegiatan pengambilan keputusan tersebut.

Berdasarkan dari organisasi yang saya ikuti, biasanya seorang ketua organisasi akan mengumpulkan para anggota dan pengurusnya untuk mendapatkan keputusan bersama. Dia akan membeberkan persoalan apa yang terjadi dan membiarkan para anggota dan pengurusnya memberikan pendapat. Pendapatan atau masukan yang paling banyak disetujui biasanya itulah pendapat yang diambil.

Sumber: Wikipedia Indonesia

segmentasi pasar dan analisi demografi


SEGMENTASI PASAR DAN ANALISIS DEMOGRAFI

DEFINISI SEGMENTASI PASAR
Definisi dari beberapa ahli:
Swastha & Handoko (1997) mengartikan segmentasi pasar sebagai kegiatan membagi–bagi
pasar/market yang bersifat heterogen kedalam satuan–satuan pasar yang bersifat homogen.
Sedangkan definisi yang diberikan oleh Pride & Ferrel (1995) mengatakan bahwa segmentasi pasar adalah suatu proses membagi pasar ke dalam segmen-segmen pelanggan potensial dengan kesamaan karakteristik yang menunjukkan adanya kesamaan perilaku pembeli.
Di lain pihak Pride & Ferrel (1995) mendefinisikan segmentasi pasar sebagai suatu proses pembagian pasar keseluruhan menjadi kelompok–kelompok pasar yang terdiri dari orang–orang yang secara relatif memiliki kebutuhan produk yang serupa.
Ada lagi pendapat Swastha & Handoko (1987) yang merumuskan segmentasi pasar adalah suatu tindakan membagi pasar menjadi segmen–segmen pasar tertentu yang dijadikan sasaran penjualan yang akan dicapai dengan marketing mix.
Manfaat Segmentasi
1. Perusahaan akan dapat mendeteksi secara dini dan tepat mengenai kecenderungan-kecenderungan dalam pasar yang senantiasa berubah.
2. Dapat mendesign produk yang benar-benar sesuai dengan permintaan pasar.
3. Dapat menentukan kampanye dan periklanan yang paling efektif.
4. Dapat mengarahkan dana promosi yang tersedia melalui media yang tepat bagi segmen yang diperkirakan akan menghasilkan keuntungan yang lebih besar.
5. Dapat digunakan untuk mengukur usaha promosi sesuai dengan masa atau periode-periode dimana reaksi pasar cukup besar.

Kelemahan Segmentasi
1. Biaya produksi akan lebih tinggi, karena jangka waktu proses produksi lebih pendek.
2. Biaya penelitian/ riset pasar akan bertambah searah dengan banyaknya ragam dan macam segmen pasar yang ditetapkan.
3. Biaya promosi akan menjadi lebih tinggi, ketika sejumlah media tidak menyediakan diskon.
4. Kemungkinan akan menghadapi pesaing yang membidik segmen serupa.
Bahkan mungkin akan terjadi persaingan yang tidak sehat, misalnya kanibalisme sesama produsen untuk produk dan segmen yang sama.
Dengan adanya uraian diatas maka timbul pendekatan-pendekatan segementasi, yaitu mecakup geografi,demografi,dan manfaat perilaku konsumen.
Geografi
Segmentasi geografi akan membagi pasar ke dalam beberapa bagian geografi yang berbeda-beda seperti negara, negara bagian, wilayah, kota, dan desa. Perusahaan akan beroperasi pada satu atau beberapa area geografi yang dipandang potensial dan menguntungkan.
Demografi
Dalam segmentasi demografi, pasar dibagi menjadi grup-grup dengan dasar pembagian seperti usia, jenis kelamin, tingkat pendekatan, tingkat pendidikan, dan agama. Setidaknya ada lima alasan mengapa pendekatan demografi ini hampir selalu disertakan, antara lain adalah informasi demografi adalah informasi yang mudah dijangkau dan relatif lebih murah untuk mengidentifikasikan target market, informasi demografi memberikan insight tentang trend yang sedang terjadi, meski tidak dapat untuk meramalkan perilaku konsumen, demografi dapat dilihat untuk melihat perubahan permintaan aneka
Psikografi
Konsumen dapat dibagi menurut demografi tetapi seringkali ini tidaklah cukup. Perusahaan ingin tahu lebih jauh apa sebenarnya yang membuat orang-orang yang memiliki usia, penghasilan, pendapatan dan pendidikan yang sama berbeda dalam merespon suatu stimuli pemasaran. Dalam segmentasi psikografis, perilaku konsumen diobservasi melalui gaya hidup (lifestyle), nilai-nilai kehidupan yang dianut (value) dan kepribadian (personality).
Segmentasi Berdasarkan Manfaat dan Perilaku Kegiatan segmentasi pasar dapat juga dilakukan melalui segmen manfaat dan perilaku. Segmentasi manfaat berarti pemasar berusaha mengetahui kebutuhan konsumen dan kemudian mengembangkan produk untuk memenuhi kebutuhan itu. Pemasar menggunakan kriteria manfaat untuk menentukan potensi pasar produk baru. Pemasar dapat mengidentifikasi konsumen berdasarkan perilaku konsumen seperti: Merek yang digunakan, Loyalitas merek, Pengguna kategori produk dan Tingkat penggunaan produk.

Sumber: Wikipedia Indonesia

Rabu, 27 Juni 2012


KESEJAHTERAAN SOSIAL DI INDONESIA

Perjuangan bangsa indonesia yang bertujuan untuk mencapai masyarakat indonesia yang adil dan makmur berdasar pancasila dan UUD 1945 hanya dapat dicapai melalui berbagai usaha yang didasari pekerjaan sosial sebagai wahana profesinya, merupakan hal yang baru berkembang setelah indonesia merdeka.Dalam perjalanan pertumbuhan dan perkembangannya usaha kesejahteraan sosial di indonesia mengalami pasang surut seiring dengan sejarah perkembangan bangsa indonesia semenjak masa penjajahan hingga saat ini. Dalam pertumbuhan dan perkembangannya usaha kesejahteraan sosial sangat dipengaruhi sekali dengan kondisi serta perkembangan sektor-sektor lain, seperti politik, ekonomi, sosial, budaya serta pertahanan keamanan yang pada pokoknya terbagi dalam periode-periode. Setiap periode memberikan ciri tertentu dalam pola kebijaksanaan penanganan permasalahannya, serta permasalahan kesejahteraan sosial sendiri timbul pada periode-periode tersebut yang terbagi pada periode masa penjajahan hingga sekarang.
Kesejahteraan sosial dapat berarti:
·         kesejahteraan sebuah masyarakat.
·         dalam ekonomi, pendayagunaan orang yang dianggap dalam sebuah kesatuan. (Lihat ekonomi kesejahteraan dan fungsi kesejahteraan sosial.)
·         penyediaan pelayanan sosial di berbagai bidang, untuk keuntungan masyarakat individu. Penggunaan ini memiliki gagasan yang mirip dengan negara sejahtera.
·         Di Indonesia Kesejahteraan Sosial juga digunakan sebagai nama disiplin akademik, yaitu sisi terapan dari ilmu sosiologi.
·         kesejahteraan sosial merupakan keadaan dimana seseorang merasa nyaman,tentram,bahagia, serta dapat memenuhi kebutuhan hidupnya.

Rumusan masalah dari kesejahteraan social di Indonesia :
Kesejahteraan sosial di Indonesia sangatlah memprihatinkan, untuk menunjang agar keadaan kesejahteraan social di Indonesia stabil, Indonesia mempunyai landasan dari pancasila dan undang-undang dasar 1945. Tetapi yang harus disayangkan adalah keadilan social di Indonesia tidak berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Mulai dari Krisis ekonomi yang melanda Indonesia sejak bulan Agustus 1997 telah menimbulkan dampak yang luas bagi kehidupan masyarakat. Diawali dengan nilai tukar Rupiah yang terus melemah terhadap Dolar AS, mengakibatkan kinerja kegiatan produksi menurun tajam karena sebagian bahan bakunya berasal dari luar negeri. Kondisi ini kemudian menyebabkan banyak perusahaan yang akhirnya harus gulung tikar. Tercatat sedikitnya dua puluh lima juta orang pengangguran baru yang dihasilkan oleh krisis ini.Dari data yang dikumpulkan Depsos untuk wilayah DKI Jakarta hingga Juli 1998, tercatat adanya peningkatan jumlah Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) sebesar 30%, WTS 30%, pedagang asongan 75%, dan anak jalanan 200% (Republika, 29 Juli 1998).
Keadaan sosial yang telah menghasilkan banyak orang miskin baru ini merupakan masalah sosial yang penting untuk segera diatasi. Jumlah siswa yang harus putus sekolah meningkat tajam di saat wajib belajar sedang giat-giatnya digalakkan. Keadaan gizi dan kesehatan masyarakat menurun sehingga mencapai titik yang memprihatinkan. Kenyataan ini harus diantisipasi untuk menghindari terdapatnya "generasi yang hilang" beberapa dasawarsa mendatang.

Landasan teori dari kesejahteraan social adalah:
Landasan teori yang di pakai untuk kesejahteraan social di Indonesia adalah menurut Undang-undang Dasar 1945 Pasal 33 dan Pasal 34.

ISI BUKU TEORI EKONOMI KESEJAHTERAAN
Buku ini akan membahas dua topik besar.Bagian pertama akan membahas teori ekonomi kesejahteraan yang fokusnya akan membicarakan bagaimana efisiensi dan keadilan dapat dicapai. Bagian kedua akan membahas teori pilihan social yang membicarakan bagaimana prosedur yang adil dapat dilakukan agar seluruh masyarakat dapat mencapai apa yang dianggap paling baik, paling adil,paling sejahtera.
Kedua topik itu sangat berhubungan erat. Pertanyaan mendasar yang akan dijawab oleh kedua topik itu adalah apakah mekanisme pasar atau mekanisme voting itu merupakan mekanisme yang baik atau buruk bagi masyarakat? Perbedaan dari kedua topik ialah bahwa ilmu ekonomi kesejahteraan memfokuskan diri pada peranan mekanisme pasar dalam pencapaian efiisiensi. llmu ekonomi kesejahteraan mencoba menjawab apakah mekanisme pasar itu baik atau buruk bagi masyarakat? Sedangkan teori pilihan sosial lebih menekankan pada mekanisme politis dalam proses pemilihan. Sehingga fokus perhatian teori pilihan sosial ialah pada peranan mekanisme voting dalam meningkatkan kinerja mekanisme pasar.
Analisa buku ini tidak akan menjawab pertanyaan-pertanyan seperti mengapa tingkat harga terus meningkat. mengapa kurs terus mengalami penurunan’ mengapa terjadi krisis yang berkepanjangan namun analisa buku ini lebih bersifat analitis dan mendasarkan diri pada rasionalitas dan logika. Sebagai contoh dalam buku tersebut akan dibahas asumsi-asumsi pokok yang menjadi syarat berjalannya mekanisme pasar.Jika mekanisme pasar mendasarkan diri pada asumsi tertentu maka ada konsekuensi-konsekueni tertentu sebagai akibat nya Jika asumsi itu tidak terpenuhi maka mekanisme pasar tidak akan berjalan dengan sempurna.
Buku ini sangat bermanfaat bagi pengembangan ilmu ekonomi kesejahteraan di Indonesia. Masyarakat Indonesia yang sedang menghadapi tantangan liberalisasi dan proses demokratisasi perlu semakin memahami apa itu liberalisasi dan demokratisasi sesungguhnya Dalam bahasa ekonomi kesejahteraan liberalisasi dan demokratisasi tidak lain tidak bukan merupakan upaya agar mekanisme pasar dan mekanisme voting dan perwakilan dapat mencapai hisil yang optimal. Pemahaman terhadap buku ekonomi kesejahteraan dapat memberikan inspirasi perencanaan terhadap langkah-langkah liberalisasi dan demokratisasi.
Ilmu ekonomi kesejahteraa ini masih sangat langka di Indonesia tetapi pada saat ini mempunyai relevansi yang sangat tinggi. Paling tidak ada dua alasan. Alasan yang ppertama adalah bahwa mau tidak mau Indonesia harus menghadapi arus globalisasi. Dalam arus globalisasi. mekanisme pasar dan demokratisasi ekonomi menjadi lebih dominan. Ilmu Ekonomi Kesejahteraan yang mendasarkan diri pada mekanisme pasar sangat membantu untuk membuat resep kebijakan ekonomi. dan ekonomi politik. Buku tersebut akan sangat membantu untuk mencari jawab terhadap pertanyaan semacam:
”Kebijakan seperti apa yang paling baik untuk mencapai pemerataan ekonomi?: Sistem yang seperti apa yang menjamin tercapainya demokratisasi di lndonesia?"
Alasan yang kedua berkaitan dengan reformasi yang sedang dilakukan : indonesia.Dalam masa reformasi bangsa Indonesia dihadapkan pada pembentukan system perundang erundang-undangan sistem perpajakan, system ketatanegaraan yang lebih baik. Ilmu ekonomi kesejahteraan yang normatif dapat membantu memberikan inspirasi pembuatan resep kebijakan yang lebih baik. Pertanvaan semacam "sistem perpajakan yang seperti apa yang memungkinkan orang cennderung melaporkan tanggungan pajaknyas ecarajujur?: Sistem pemerintahan yang seperti apa yang dapat menghambat kecenderungan pegawain egeri untuk melakukan korupsi?" akan terjawab dengan lebih mudah jika membaca buku ini.
Buku ini walaupunt idak sangat kuantitatif namun banyak penjelasan dilakukan secara matematis Pembaca yang awam terhadapi lmu ekonomi mikro dasar yang kuantitif disarankan untuk melewatkan bagian-bagian yang diuraikan secara kuantitatif. tanpa harus kehilangan pesan yang akan disampaikan oleh buku ini. Bagi mereka yang mempunyai dasar-dasair ilmu ekonomi mikro ,yang kuantitatif. Penjelasan dan pembuktian secara kuantitatif akan memberikan gambaran detil terhadap permasalahan-permasalah yang disodorkan.

http://independent-institute.org/buku-ekonomi-kesejahteraan-allan-m-feldman