Rabu, 13 April 2011

manager in potition in company

Manager Position in a Company

Manager is a leader that is needed and played a major role in a company. Each company usually has more than one manager. Example, general manager, manager beginner, product managers, HR managers, marketing managers and others. Goal of managers is to be successful, however, every manager has a way of thinking and different ways of working. It also makes a different impression among subordinates to managers. Manager can be said to have a big hand for the work of a manager in general to take an important decision, worked as a mediator, and most importantly to manage and guide his subordinates.
Management in all business and organizational activities is the act of getting people together to accomplish desired goals and objectives using available resources efficiently and effectively. Management comprises planning, organizing, staffing, leading or directing, and controlling an organization (a group of one or more people or entities) or effort for the purpose of accomplishing a goal. Resourcing encompasses the deployment and manipulation of human resources, financial resources, technological resources, and natural resources.
Because organizations can be viewed as systems, management can also be defined as human action, including design, to facilitate the production of useful outcomes from a system. This view opens the opportunity to 'manage' oneself, a pre-requisite to attempting to manage others.

In this group:
1.   Ivan Adytia Trisna                 19210995
2.   Rennalia Tri Oktaviyanti       15210721
3.   Siti Nurjannah                        16210609

yes or no question


latihan 1
1.     A: do you know my brother?
B: no, I don’t
2.     A: Does jane eats lunch at the cafeteria everyday?
B: yes, she does
3.     A: does that pen belonge to you?
B: yes, jane does
4.     A: are the students speak English well in this class?
B: yes, they are
5.     A: did you sleep well last night?
B: yes, I did
6.     A: did Ann and jim came to class yesterday?
B: no, they didn’t
7.     A: are you studying your grammar book?
B: yes, I am
8.     A: are the children watching tv?
B: no, the aren’t
9.     A: are Tim Wilson is in your astronomy class?
B: yes, he is
10.                         A: was it foggy yesterday?
B: no, it wasn’t
11.                        A: will you be at home tonight?
B: no, I won’t
12.                         A: is Jason going to work tomorrow?
B: no, Jason isn’t







Latihan 5

1.     A: when/what time did you get up this morning?
B: at 7:30
2.     A: where you get lunch today?
B: at he cafeteria
3.     A: what/when time did you lunch?
B: at 12:15
4.     A: why you eat in cafeteria?
B: because the food is good
5.     A: where your aunt and uncle live?
B: in Chicago
6.     A: when you going to visit your aunt and uncle?
B: next week
7.     A: what/when time you will get home?
B: around six
8.     A: where is George going to study?
B: at the library
9.     A: why George studies at the library?
B: because it’s quite
10.            A: where I can catch a bus?
B: at the corner
11.            A: what/when time you have to leave?
B: ten o’clock
12.            A: where was you living?
B: in japan

conjunction

A vain and proud beauty, the Queen gained her royal position by marrying a widowed king who died soon after marrying her. She took over the castle and the whole kingdom and was jealous of Snow White's beauty, so she made Snow White a scullery maid. The Queen had a magical mirror with which she could look upon whatever she wished. The Magic Mirror shows a haunted, smoky face which replies to the Queen's requests. She regularly asks the Mirror who is the fairest in the land ("Mirror, mirror on the wall, who is the fairest one of all?"), and the Mirror always replies that she is.
One day, the Mirror tells her that there is a new fairest woman in the land, her stepdaughter, Snow White. After observing the handsome prince, singing a love song to Snow White, the Queen, in a jealous rage, orders her faithful huntsman Humbert to take the Princess deep into the forest and kill her. He is ordered to bring back her heart in a box to prove that he had done so. Humbert could not bear to kill the young princess, so he tells Snow White of the Queen's plot and tells her to run away and never to return. In order to escape the penalty, he returns with a pig's heart and gives it to the Queen. When she questions her Mirror, it again replies that Snow White is the fairest in the land, and that she is living at the cottage of the seven dwarfs.
Furious that Humbert tricked her, the Queen goes down into the dungeon laboratory and mixes a potion that turns her into an old peddler woman. It is unknown what happened to Humbert (either he has been executed under the Queen's orders or he has escaped away after reporting his deed to the Queen) Her beauty is shrouded in ugliness; a true image of twisted evil. This appearance of the Queen is commonly referred to as The Witch or The Old Hag. She then conjures a poison apple which holds death-like sleep inside it, and proceeds to leave the castle. She is sure that no one would know or perform the counter-curse to her spell, and believes the dwarves would bury Snow White alive, believing she was dead. The Queen comes to the cottage, followed by two vicious buzzards, and finds Snow White baking a pie for Grumpy the dwarf. Somehow, Snow White's animal friends realize that the old hag is the Queen. After an unsuccessful attempt to warn Snow White by attacking the Queen, they go to warn the dwarfs of the Queen's arrival. The Queen tricks Snow White into letting her inside the cottage and eating the poisoned apple, telling her that it is a magic wishing apple. Snow White takes a bite and falls to the floor, apparently entering into a death-like sleep.
The Queen rejoices in her victory, but is soon discovered by the Seven Dwarves, who chase her deep into the forest as a great storm started. She climbs up into the mountains, where she stands upon a precipice, that overlooks a seemingly bottomless canyon, and attempts to use a large boulder to crush the dwarves to their deaths with a large stick. Just then, a lightning bolt strikes between her and the boulder, destroying the precipice and sending the Queen (along with the boulder) down the cliff, screaming while falling to the jagged rocks below. As the dwarves look wide-eyed over the cliff's edge, the buzzards fly past, to eat the evil queen's corpse. Her castle was taken over by the prince and Snow White.


Jumat, 12 November 2010

manusia dan penderitaan anak jalanan


Manusia dan Penderitaan
Penderitaan adalah sebuah kata yang sangat dijauhi dan paling tidak disenangi oleh siapapun. Berbicara tentang penderitaan ternyata penderitaan tersebut berasal dari dalam dan luar diri manusia. Biasanya orang menyebut dengan faktor internal dan faktor eksternal. Dalam diri manusia itu ada cipta, rasa dan karsa. Karsa adalah sumber yang menjadi penggerak segala aktivitas manusia. Cipta adalah realisasi dari adanya karsa dan rasa. Baik karsa maupun rasa selalu ingin dipenuhi. Barulah keduanya menemukan kesepakatan yang dicarinya atau diharapkan manusia bisa merasa senang, dan merasa bahagia. Apabila karsa dan rasa tidak terpenuhi, maka manusia akan memikirkan adanya kekurang yang mengakibatkan munculnya wujud penderitaan, bahkan lebih dari itu, yaitu rasa takut. Ketika rasa takut itu sudah menyelinap dan datang menyerang kita sebelum bencana atau bahaya itu datang menyerangnya. Yang paling penting adalah bagaimana upaya kita meniadakan rasa kurang dan rasa takut itu. Karena kedua rasa itu termasuk penyakit batin manusia, usaha terbaik ialah menyehatkan bathin itu sendiri, rasa kurang itu muncul dikarenakan adanya anggapan lebih pada pihak lain. Kita sudah tahu bahwa faktor – faktor yang mempengaruhi penderitaan itu adalah factor internal dan faktor eksternal. Eksternal datangnya dari luar diri manusia. Faktor ini dapat dibedakan atas dua macam ; yaitu eksternal murni dan tak murni. Eksternal murni adalah penyebab yang benar – benar berasal dari luar diri manusia yang bersangkutan. Penderitaan itu bukan karena akibat ulah manusia yang bersangkutan. Sedangkan tak murni adalah penyebab yang tidak sepenuhnya berasal dari diri manusia yang bersangkutan.

Dalam hal ini saya akan membahas masalah penderitaan anak jalanan.
Seperti yang kita ketahui bahwa manusia hidupnya tidak ada yang ideal. Dalam lingkungan sosialpun kita menjumpai hal macam itu. Dalam artian segala kebutuhan yang kita penuhi bisa tercapai seluruhnya. Di Indonesia komunitas anak jalanan begitu banyak, tersebar tidak hanya di kota-kota besar saja, melainkan di daerah-daerah juga banyak sekali anak-anak jalanan. Sebutan anak jalanan digunakan bagi anak-anak yang tinggal atau hidup dijalanan yang sudah tidak mempunyai ikatan keluarga. Tuntutan ekonomilah yang menyebabkan anak-anak jalanan harus bekerja dengan giatnya tanpa mempedulikan pendidikan mereka lagi. Setiap hari derita anak jalanan tidak ada hentinya. Kebanyakan dari mereka yang dibawah umur, sering diperas oleh preman. Preman-preman memaksa agar mereka bekerja dan penghasilan mereka sebagian diberikan kepadanya. Anak jalananpun harus mencari uang tersebut dengan cara mengamen, jadi tukang semir sepatu, menjual rokok, menjajahkan Koran sampai ada yang menjadi penguntil atau copet. Sebenarnya dari pekerjaan mereka yang sederhana ini  tidak menghasilkan keuntungan yang banyak, namun mereka harus melakukannya agar dapat menyambung hidup mereka di kota besar seperti Jakarta. Anak jalanan biasa mangkal di pinggir jalan atau di terminal-terminal. Strategi dan cara penangulangan anak jalanan sangat kompleks. Masalah seperti ini seharusnya di pecahkan bersama, maksudnya pemerintah dan ekstansi-ekstansi harus lebih konsen menyelesaikan masalah ini dengan program-program yang sudah di janjikan. Seperti, aktivitas program yang bisa menggugah masyarakat lewat bulletin, buku-buku, iklan layanan masyarakat di TV, program pekerja anak di radio dan sebagainya. Program penangulangan di atas diharapkan bisa membuka pikiran anak jalanan bahwa sesuatu yang sudah di organisir akan mengakibatkan sesuatu yang lebih baik atau bisa juga sesuai dengan keinginan dan bisa mencapai kesejahteraan.
Kebiasaan anak-anak jalanan setelah lelah bekerja adalah ngelem, buat lagu, dan hanya istirahat biasa. Kebiasaan buruk pengamen selama ini yang kita kenal hanya ngelem, Ngelem itu sendiri merupakan suatu kegiatan menghirup aroma lem secara kontiniu sehingga adanya perubahan pada emosional. Kebanyakan lem yang digunakan untuk ngelem oleh anak-anak adalah lem plastik, lem perabotan dan lem alat rumah tangga disaat ngelem katanya anak jalanan bisa menahan lapar, meringankan penderitaan, menghilangkan persoalan dan membuat pikiran menjadi tenang. Tidak jarang sebenarnya banyak anak jalanan yang mati karena ngelem.